Mengapa Disiplin Sulit Tumbuh di Sekolah Indonesia


Di banyak sekolah di Indonesia, disiplin masih diperlakukan seperti daftar aturan: rambut tiga sentimeter, seragam rapi, tidak terlambat, tidak ribut. Aturan-aturan ini memang penting, tetapi terlalu dangkal untuk membentuk karakter. Karena itu, disiplin terasa seperti beban, bukan kebutuhan hidup. Anak akhirnya hanya patuh ketika diawasi, dan bebas ketika pengawas pergi. Yang tumbuh bukan disiplin, tapi sekadar kepatuhan sementara.


Padahal disiplin sejati adalah kemampuan mengatur diri: mengelola waktu, menunda kesenangan, fokus pada tujuan, dan konsisten menyelesaikan apa yang dimulai. Disiplin adalah skill bertahan hidup. Tetapi di sekolah, anak tidak pernah diajarkan mengapa disiplin penting bagi hidup mereka sendiri. Mereka hanya diminta patuh, tanpa diajak memahami makna yang lebih tinggi.
Di negara dengan budaya disiplin kuat, disiplin dipandang sebagai tanggung jawab sosial. Ketika terlambat, itu bukan sekadar melanggar aturan, tetapi mengganggu ritme kelompok. Ketika tugas tidak dikerjakan, itu bukan sekadar “dosa akademik”, tapi mengurangi kontribusi untuk tim belajar. Disiplin diajarkan sebagai cara menjadi manusia yang dapat dipercaya orang lain.
Masalah lainnya, kita masih terlalu akrab dengan pola lama: disiplin melalui hukuman. Akibatnya, anak belajar takut, bukan belajar bertanggung jawab. Padahal disiplin tumbuh dari kebiasaan kecil yang dijalani dengan konsisten—bukan dari ancaman.
Maka, tugas sekolah hari ini bukan menambah aturan, tetapi mengubah makna disiplin: dari sesuatu yang dipaksakan menjadi sesuatu yang disadari; dari ancaman menjadi keterampilan; dari kepatuhan menjadi karakter; dari “taati peraturan” menjadi “urus hidupmu dengan baik, agar manfaatmu lebih besar bagi orang banyak.”
Jika disiplin dipahami seperti itu, ia tidak lagi berat. Ia menjadi kompas hidup—yang memandu anak menuju kesuksesannya sendiri, dan menjadikan mereka pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang.

sumber: Rohmani.id


Ambo Missa

Literasi Guru Pedalaman_Aktual dan Terpercaya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama